Ini Pesan Tausiah Jum'at di SMKN 1 Gandapura: Persiapkan 5 Hal Menyambut Ramadan

Alhamdulillah bersyukur kepada Allah, bahwa kita akan menyambut tamu istimewa, yaitu bulan suci Ramadhan 1447H. Bulan yang disebutkan dalam Al-Qur'an maupun Al-Hadis sebagai bulan yang penuh dengan keberkahan. Layaknya kita ingin menyambut tamu yang mulia di rumah kita, pastilah kita menyiapkan hal-hal terbaik agar tamu kita merasa nyaman dan hati kita merasa puas. 

Setidaknya ada lima yang perlu dipersiapkan untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Hal ini seperti yang disampaikan Tgk. Rahmatin Insani dari Dayah Cot Trueng, Jum'at (13/2) pagi di SMKN 1 Gandapura saat memberikan tausiah pada kegiatan bimbingan agama kepada siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Pertama. menjaga hatinya dari segala perbuatan yang dapat merusak kesucian hati. Di antara amal yang dianjurkan adalah selalu menjaga niat agar tidak menyimpang. Betapa banyak amalan yang tampak sepele, namun menjadi pahalanya yang besar disebabkan oleh niatnya yang benar. Sebaliknya, begitu banyak amalan berpahala besar namun menjadi tidak bernilai karena niatnya yang salah. Maka hendaknya setiap aktivitas baik kita diniatkan semata-mata hanya untuk mengharap ridha Allah SWT, walaupun hanya sekedar membuang  sampah pada tempatnya atau mengambil sampah yang terlihat di depan mata. 

Kedua, menyusun rencana apa saja target yang ingin dicapai selama bulan Ramadhan. Misalnya ingin khatam membaca 30 juz al-Qur'an, atau memberi makan 100 porsi kepada yatim piatu, berkunjung kepada saudara, tidak bolong salat tarawih, dan sebagainya. Target-target tersebut perlu disiapkan agar menjadi panduan dan motivasi kita selama berada di dalam bulan Ramadhan. Supaya Ramadhan tidak berlalu secara sia-sia. Karena belum tentu kita bisa berada pada Ramadhan selanjutnya, maka harus dimaksimalkan dengan menyusun dan merealisasikan target-target yang sudah kita buat jauh-jauh hari.

Ketiga, membekali diri dengan ilmu seputar Ramadhan sebanyak mungkin. Baik itu ilmu sebelum, ketika, ataupun sesudah Ramadhan. Hendaknya kita menguasai ilmu-ilmu tesebut. Hal ini sebagai wujud bahwa kita betul-betul senang dan gembira menyambut Ramadhan dan tidak ingin melewatinya begitu saja. Agar setiap detik yang kita lewati menjadi lebih bermakna dan indah. Contoh dari ilmu-ilmu tersebut adalah, apa saja yang dianjurkan dan dilarang selama sedang beribadah puasa, apa ibadah lanjutan setelah kita melewati bulan Ramadhan, dsb. Dengan ilmu yang mapan, kita akan semangat dan menikmati untuk menjalankan perintah Allah, dan semangat untuk menjauhi larangan Allah SWT.

Keempat, Persiapan harta. Islam memiliki banyak sekali jenis ibadah yang menuntut kita untuk mengeluarkan harta. Misalnya adalah infaq, naik haji, atau ibadah zakat fitri yang khusus berada di bulan Ramadhan. Jika kita tidak memiliki harta, maka kita tidak akan bisa beribadah tersebut. Oleh karena itu sedari sekarang kami persiapkan, kami sisihkan setiap rupiah yang kami miliki agar dapat kami salurkan selama bulan Ramadhan kepada yang membutuhkan. Baik itu dalam skema zakat, infaq, ataupun shadaqah. 

Kelima,  senantiasa menjaga kebugaran atau kesehatan tubuh. Di antara hal yang bisa kita lakukan adalah menjaga pola makan kita dengan baik, supaya makan dengan teratur dan sehat. Kemudian menjaga pola tidur kita. Memperbanyak konsumsi air mineral dan mengurangi minuman manis. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah olahraga setidaknya 20-30 menit per hari. Semua itu kita lakukan dengan niat beribadah kepada Allah, dan tentunya dengan harapan agar kita selalu berada dalam kondisi yang prima selama menjalani ibadah di bulan Ramadhan.

Inilah setidaknya lima persiapan yang dapat kita lakukan sejak sekarang. Mari kita jadikan Ramadhan tahun ini sebagai Ramadhan terbaik kita. Jangan sampai kita termasuk golongan orang yang didoakan malaikat Jibril dan diaminkan Nabi SAW, yaitu golongan orang yang rugi, ketika ia menjumpai Ramadhan, namun tidak diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT.

Penulis/editor Humas