Dalam rangka meningkatkan kinerja kepala sekolah dalam publikasi karya tulis di media massa, Kacabdisdik Wilayah Kabupaten Bireuen memberikan sejumlah penghargaan kepada kepala sekolah yang dinilai produktif dalam menulis dan konten kreator. Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Feri Irawan, SSi, MPd yang merupakan Kepala SMKN 1 Gandapura, Bireuen. Penganugerahan pernghargaan tersebut diberikan oleh Kepala Cabdisdik Wilayah Bireuen dalam perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke 67 jenjang SMA/SMK/SLB tahun 2026 yang dipusatkan di SMKN 1 Simpang Mamplam, 02 Mei 2026 pagi.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Bireuen, Abdul Hamid, SPd MPd menyerahkan Piagam Penghargaan kepada ketiga kepala sekolah yang dinilai sukses menulis dan telah mempublikasikannya di berbagai media baik cetak maupun online selama periode Mei 2025 s.d April 2026.
Ketiganya, yakni Feri Irawan, SSi, MPd Kepala SMKN 1 Gandapura. Faisal, ST, MPd Kepala SMKN 1 Peusangan, Hasan Basri, SPd, MM Kepala SMAN 2 Bireuen.
Sementara, Nazaruddin,SPd MM kepala SMAN 1 Pandrah diberikan penghargaan sebagai kepala sekolah yang aktif konten kreator.
Feri Irawan mendapatkan penghargaan tersebut karena dinilai produktif dalam menulis artikel opini di media massa. Hampir setiap hari artikel opini beliau diterbitkan oleh media cetak seperti Serambi Indonesia, WASPADA,Harian Analisa dan Rakyat Aceh. Beberapa artikel beliau juga diterbitkan di media massa elektronik seperti AJNN, Komparatif, Serambi Indonesia, Diaklesis dan Acehsiana.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen Abdul Hamid, SPd MPd mengatakan penghargaan yang diberikan kepada guru yang produktif menulis artikel dan opini di media massa adalah sebagai bentuk apresiasi penting untuk mendorong literasi dan profesionalisme.
"Guru penulis bertindak sebagai inspirator, membagi praktik baik, dan membantu membentuk opini publik yang positif mengenai pendidikan", jelasnya.
Dengan diberikannya penghargaan kepada keempat Kepala Sekolah diatas diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat sekolah dalam mendorong minat membaca dan menulis.
