Muhammad Fadhil akan bergabung dengan 14 guru SMK lainnya dari 7 provinsi, yakni dari Sumut, Sumbar, Sumsel, Riau, Kepri, dan Kalsel.
Melalui kegiatan ini guru SMK dapat meningkatkan kompetensi profesional selaras dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran vokasi di bidang teknik pengelasan. Kegiatan berlangsung selama 13 hari dengan fokus pada pelatihan pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) melalui pembelajaran teori dan praktik berbasis standar industri.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi praktik pengelasan posisi 1F, 2F, 1G, 2G, dan 3G, disertai penguatan teori dasar pengelasan SMAW. Materi pelatihan disampaikan oleh instruktur berpengalaman dari BBPPMPV BBL Medan. Peserta juga mengikuti pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kemampuan teoritis.
Sebagai tahap akhir, peserta mengikuti uji kompetensi praktik pengelasan yang dinilai langsung oleh penguji eksternal dari industri Fabrikasi Logam. Peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat pelatihan dari BBPPMPV BBL serta sertifikat kompetensi industri.
“Pelatihan ini sangat membantu dalam memperbarui kompetensi pengelasan sesuai kebutuhan industri. Ilmu dan pengalaman praktik yang diperoleh akan saya terapkan dalam pembelajaran agar siswa mendapatkan standar keterampilan yang relevan dengan dunia kerja.”
Kepala SMKN 1 Gandapura Feri Irawan, SSi MPd turut memberikan apresiasi atas partisipasi guru dalam kegiatan peningkatan kompetensi tersebut.
“Sekolah sangat mendukung guru untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pelatihan berbasis industri. Hal ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta kesiapan lulusan SMKN 1 Gandapura menghadapi dunia kerja.”
Melalui kegiatan ini diharapkan kompetensi guru semakin meningkat sehingga mampu menghadirkan pembelajaran praktik yang lebih adaptif, aplikatif, dan sesuai standar industri. Pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat ditransfer kepada siswa guna meningkatkan kualitas lulusan, khususnya pada bidang Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam.
"Semoga pelatihan berlangsung dengan lancar dan aman selama seluruh rangkaian kegiatan. Peserta mengikuti kegiatan secara penuh serta kembali ke daerah asal dalam keadaan sehat sebagai bentuk komitmen berkelanjutan SMKN 1 Gandapura dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi melalui penguatan kompetensi pendidik,"harap Feri.
Penulis/editor Humas
