SMKN 1 Gandapura Disosialisasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) oleh UPTD Puskesmas Gandapura


UPTD Puskesmas Gandapura melaksanakan kegiatan sosialisasi Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis (P3LP) di Mushalla SMKN 1 Gandapura, Rabu (9/9), sebagai upaya meningkatkan kesehatan mental peserta didik. Sosialisasi tersebut menyasar siswa sebagai pihak yang berperan langsung dalam lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari program promotif dan preventif bidang kesehatan jiwa. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman awal mengenai pentingnya penanganan luka psikologis sejak dini.

Pemilihan SMKN 1 Gandapura didasarkan pada tingginya interaksi sosial yang berpotensi memunculkan tekanan psikologis pada siswa. Dalam kegiatan ini, tim kesehatan memberikan materi terkait pengenalan stres, trauma, kecemasan, serta cara penanganan awal yang tepat. Peserta mendapatkan penjelasan secara langsung melalui metode penyuluhan dan diskusi interaktif. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Sosialisasi ini dilaksanakan oleh tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Gandapura yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan jiwa. Mereka memberikan edukasi mengenai langkah-langkah pertolongan pertama pada luka psikologis yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah. Materi disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami oleh peserta. Selain itu, peserta juga diajak untuk mengenali tanda-tanda awal gangguan psikologis. Hal ini penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Kegiatan sosialisasi P3LP ini dilaksanakan sebagai respon terhadap meningkatnya perhatian terhadap kesehatan mental anak usia sekolah. Lingkungan sekolah dinilai sebagai tempat strategis untuk deteksi dini masalah psikologis. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan guru dan siswa mampu saling mendukung dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat secara mental. Edukasi ini juga bertujuan untuk mengurangi stigma terhadap masalah kesehatan jiwa. Puskesmas berharap sekolah dapat menjadi mitra aktif dalam upaya menjaga kesehatan mental peserta didik.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, simulasi sederhana, serta sesi tanya jawab. Peserta diberikan contoh kasus dan cara memberikan respons awal yang tepat terhadap teman atau siswa yang mengalami tekanan psikologis. Tim Puskesmas juga menjelaskan alur rujukan apabila ditemukan kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Dengan metode ini, peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik sederhana. Kegiatan berjalan lancar dan interaktif hingga akhir sesi.

Kepala UPTD Puskesmas Gandapura, yang diwakili petugas sosialisasi P3LP menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Puskesmas dalam mendukung kesehatan mental masyarakat, khususnya anak sekolah. “Sosialisasi P3LP ini penting agar luka psikologis dapat dikenali dan ditangani sejak awal sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih berat,” ujar petugas sosislisasi P3LP UPTD Puskesmas Gandapura. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di sekolah-sekolah lain. Menurutnya, kolaborasi antara Puskesmas dan pihak sekolah sangat dibutuhkan. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan tercipta generasi yang sehat baik secara fisik maupun mental. (SR)

Editor Humas

Lebih baru Lebih lama