Kepala SMKN 1 Gandapura Ajak Guru dan Tendik Jalankan Paradigma Kerja Berbasis Kinerja


Kepala SMKN 1 Gandapura, Feri Irawan, S.Si, M.Pd

Kepala SMKN 1 Gandapura menekankan kehadiran guru dan tenaga kependidikan (PNS, PPPK, PPPK Paruh Waktu dan Non ASN) tidak boleh dimaknai sebatas pemenuhan mengajar dan  administrasi kepegawaian, melainkan harus menjadi bagian dari transformasi kinerja aparatur pendidikan.

Ia menegaskan pentingnya paradigma kerja baru yang berorientasi pada hasil dan dampak nyata. Menurutnya, pola kerja ke depan tidak lagi diukur dari lamanya waktu bekerja, tetapi dari kualitas dan manfaat kerja yang dihasilkan.

“Paradigma kerja ini penting agar kehadiran guru dan tenaga kependidikan, waktu benar-benar memberi kontribusi nyata bagi sekolah. Bukan semata tentang lamanya bekerja, tetapi bagaimana hasil kerja tersebut. Bukan hanya sekadar hadir dan menjalankan rutinitas, melainkan mampu menghasilkan kinerja yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pendidikan, serta mengubah pola kerja yang reaktif menjadi proaktif, tegasnya.

Kepala SMK Inovatif Terfavorit Nasional 2024 ini menyebut perubahan paradigma kerja yang dimaksud adalah mencakup pergeseran dari budaya rutinitas menuju budaya kerja berbasis target dan capaian serta budaya inisiatif. Di mana setiap tenaga kependidikan memiliki tujuan yang jelas dan terukur dalam mendukung proses belajar mengajar.

Selain itu, ia mendorong seluruh guru dan tenaga kependidikan  untuk memiliki sikap proaktif, mampu membaca persoalan di lingkungan sekolah, serta berinisiatif memberikan solusi tanpa harus selalu menunggu arahan.

Menurut Feri, guru dan tendik merupakan bagian penting dari ekosistem pendidikan. Oleh karena itu, profesionalisme, integritas, dan komitmen kerja harus terus dijaga agar keberadaan guru dan tendik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh murid dan sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Feri juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan sekolah sebagai bagian dari tanggung jawab bersama seluruh insan pendidikan.

Ia menegaskan, lingkungan sekolah yang bersih, aman, dan nyaman akan mendukung proses pembelajaran serta pembentukan karakter peserta didik secara optimal.

“Jaga kebersihan sekolah, jaga anak-anak kita, dan kawal terus mereka menuju cita-cita mereka. Lingkungan yang baik akan melahirkan proses pendidikan yang baik pula,” pesannya.

Ia mengharapkan seluruh guru dan tendik mampu memahami peran strategisnya, menginternalisasi paradigma kerja baru, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan pendidikan Aceh yang berkualitas dan berdampak.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Kepala SMKN 1 Gandapura dalam membangun tata kelola pendidikan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan layanan bagi masyarakat. []

Lebih baru Lebih lama