SMKN 1 Gandapura memiliki berbagai kegiatan positif untuk membentuk karakter siswa yang unggul, salah satunya adalah kegiatan rutin Yasinan yang dilaksanakan setiap hari Jum'at pada minggu pertama dan ketiga setiap bulannya. Seperti hari ini, warga sekolah antusias mengikuti pembiasaan pagi di hari Jum'at. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana untuk memperkuat spiritualitas dan memperdalam nilai-nilai keagamaan bagi seluruh warga sekolah ujar Nina Haryani, SAg selaku koordinator kegiatan ini.
Pelaksanaan Yasinan ini dimulai pukul 07.45 pagi dan biasanya dihadiri oleh seluruh siswa, guru, serta staf sekolah. Kegiatan dimulai dengan pembacaan Surat Yasin bersama-sama yang dipimpin oleh salah satu guru atau siswa yang telah ditunjuk. Suasana khusyuk dan penuh kedamaian selalu menyelimuti kegiatan ini, menciptakan momen yang sakral bagi seluruh peserta.
Selain pembacaan Surat Yasin, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah singkat yang disampaikan oleh salah satu guru agama. Ceramah ini berisi pesan-pesan moral dan spiritual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat memperkuat iman dan akhlak mereka, serta mengaplikasikan nilai-nilai positif tersebut dalam kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di lingkungan sekitar.
Kegiatan Yasinan rutin ini bukan hanya sebagai wadah untuk beribadah, namun juga untuk mempererat tali silaturahmi antar warga sekolah. Dengan berkumpul bersama dalam suasana religius, tercipta kebersamaan yang kuat di antara siswa, guru, dan staf sekolah.
Feri Irawan, MPd selaku Kepala SMKN 1 Gandapura mengatakan Kegiatan Yasinan ini juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar tentang pentingnya nilai kebersamaan, saling menghormati, dan tolong-menolong dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab spiritual siswa terhadap lingkungan sekolah dan masyarakat sekitarnya.
Dengan adanya kegiatan rutin Yasinan ini, SMKN 1 Gandapura terus berkomitmen dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berakhlak mulia. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan spiritualitas.
Penulis/editor SR
