Usai pembiasaan Jum'at pagi (10/8), kepala SMKN 1 Gandapura Feri Irawan SSi MPd mengingatkan kepada siswa agar selalu mewaspadai ancaman terorisme saat mengakses media sosial (medsos).
Ia menilai siswa menjadi sasaran empuk kelompok terorisme global globalisasi. Di atas permukaan terlihat aman, tetapi di bawah permukaan generasi muda selalu menjadi sasaran empuk untuk direkrut.
Feri menyebutkan terdapat banyak pengaruh negatif dunia maya yang bisa memancing emosi para generasi muda, terutama pelajar di lingkungan tingkat sekolah menengah.
Menurut dia, gawai yang melekat pada anak menjadi ruang propaganda yang efektif membentuk anak menjadi pribadi yang intoleran.
Dengan maraknya dunia digital yang menguasai generasi muda, dia memandang perlu strategi baru bagi seorang guru untuk dapat menanamkan nilai-nilai perdamaian dan positif melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram.
"Kami juga menyampaikan pesan pada guru-guru agar jangan pernah lengah terhadap aktivitas terorisme yang mungkin masuk ke lingkungan sekolah," ucap Feri
Penulis/editor SR
