SMKN 1 Gandapura bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bireuen menggelar sosialisasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) Kurikulum Merdeka. Sosialisasi yang di ikuti ratusan orang tua kelas XII digelar di RPS Teknik Pengelasan SMKN 1 Gandapura, Senin (23/5/2026) pagi.
Kepala SMKN 1 Gandapura, Feri Irawan, S.Si, M.Pd mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi siswa yang akan menjalani PKL di berbagai Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU-DI).
“Melalui sosialisasi ini, kita menyampaikan kepada orang tua atau wali murid kelas XII untuk siswa yang PKL ke dunia usaha atau dunia industri sangat perlu mendapat perlindungan dari program BPJS ketenagakerjaan. Karena memiliki resiko yang sama dengan tenaga kerja lainnya,” kata Feri Irawan.
Wakasek bidang Hubungan Industri, Julaidar, SPd, MPd mengatakan, PKL rencananya akan dimulai pada bulan Juli selama 16 minggu atau setara dengan 736 Jam Pelajaran (JP) pada Tahun Ajaran 2026/2027 jika mengacu pada Kurikulum Merdeka.
“Orang tua harus mengetahui anaknya akan ditempatkan di perusahaan mana saja, berapa bulan lamanya, tugas apa yang harus dikerjakan serta siswa PKL harus terdaftar di dunia usaha dan dunia industri,” kata Feri Irawan
Feri Irawan menjelaskan, nantinya BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan berupa jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM).
“Jika terjadi kecelakaan selama menjalankan tugas di tempat PKL, seluruh biaya pengobatan akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, sosialisasi tersebut bagian dari upaya dari pemerintah khususnya untuk memberikan jaminan ketenaga kerjaan karena proses pembelajaran peserta didik SMK tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di industri.
“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa lebih siap dan terlindungi selama menjalankan program PKL. Kesadaran akan pentingnya perlindungan seperti BPJS tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi bekal pengetahuan untuk masa depan mereka di dunia kerja,” ungkapnya.
Selain penyampaian materi, sosialisasi juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab. Seluruh orang tua siswa setuju dan menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut.
Penulis SR
Editor Humas


